Minggu, 13 Desember 2020

BDR PRAMUKA PENGGALANG RAMU SDN DENANYAR 1 (KELAS IV)

BDR PRAMUKA PENGGALANG RAMU SDN DENANYAR 1 (KELAS IV)

Sejarah Awal Pramuka Dunia

Pramuka merupakan singkatan dari praja muda karana, yang memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya. Dalam dunia internasional, Pramuka disebut dengan istilah ‘Kepanduan’ (Boy Scout). Sejarah berdirinya pramuka di dunia termasuk Indonesia,tidak dapat lepas dari sosok Lord Baden Powell. Beliau lahir pada 22 Februari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Semua sejarah berdirinya gerakan pramuka ini dimulai dengan 21 pemuda dan sebuah kamp percobaan pada tahun 1907 berupa perkemahan di Brownsea Island, Inggris.

Kamp tersebut merupakan suatu kesuksesan yang dibuktikan oleh organisatornya, yaitu Lord Baden Powell, bahwa metode pelatihan yang digunakannya dapat menarik minat para muda dan benar – benar bermanfaat untuk melatih anak – anak muda tersebut.

Pada Januari 1908 buku pertama Lord Baden Powell yang berjudul “Scouting for Boys” diterbitkan. Buku tersebut mencapai sukses dengan segera dan sejak itu telah terjual lebih dari 100 ribu kopi, membuatnya menjadi salah satu buku yang paling laris terjual sepanjang masa.

Pada awalnya, Baden Powell hanya berniat untuk menyediakan suatu metode untuk melatih anak – anak laki – laki, sesuatu yang dapat diadopsi oleh organisasi-organisasi anak muda. Namun ternyata teorinya tersebut langsung dimulai oleh kaum muda dengan mengorganisasi diri mereka sendiri menjadi cikal bakal gerakan pramuka di dunia, bernama Boys Scout.

Pada tahun 1912 dengan bantuan adik perempuan Baden Powell bernama Agnes, didirikan organisasi kepramukaan wanita dengan nama Girls Guides dan lalu diteruskan bimbingannya oleh istri Baden Powell. Tahun 1916 kemudian berdiri sekelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB yang berarti anak serigala, yang berpedoman kepada buku “The Jungle Book” karya Rudyard Kipling untuk kegiatannya.

Tahun 1918 dibentuk Rover Scout untuk para pramuka yang telah berusia 17 tahun. Kemudian pada tahun 1920 Jambore Dunia pertama diselenggarakan di Olympia Hall, London. Undangan diberikan kepada pramuka dari 27 negara dan ketika itulah Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia atau Chief Scout of The World.

Kemudian dibentuk Dewan Internasional yang berjumlah 9 orang anggota dan juga pembentukan Biro Sekretariat di London, Inggris. Biro dunia untuk pramuka putra memiliki lima kantor perwakilan, antara lain di Costa Rica, Mesir, Filipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan biro putri memiliki lima kantor pusat berupa sekretariat di London, biro kantor wilayah dai Amerika Latin, Arab, Asia Pasifik dan Eropa.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2020/06/sejarah-pramuka-indonesia-lengkap.html



0 komentar:

Posting Komentar